Biologi, Paku
Paku bentuknya lebih jelas daripada lumut dan memiliki pembuluh (xilem floem), dengan tubuh dominannya yaitu sporofit.
Habitatnya adalah di tempat lembab seperti hutan hujan tropis, sedangkan reproduksinya seperti tumbuhan lumut.
Ukuran : 2cm-5m (paku tiang, Sphaeropteris sp) (max 15m --> paku purba)
Rizom : batang tidak sejati
Rizoid : akar tidak sejati
Circinnatus : daun muda yg menggulung (tidak ada di gambar)
Daun coklat --> fertil/sporofil --> bersori (kumpulan sporangium)
Daun hijau --> steril/tropofil --> tanpa sori
Strobilus : sporofil yang terdapat pada ujung cabang beberapa tumbuhan paku berupa helaian (tidak ada di gambar)
--> Isospora
Heterospora -->
--> Peralihan
Klasifikasi :
- Psilopsida (Purba), langka dan berklorofil, habitat : tropis dan subtropis, paku terbuka, daun kecil dan bersisik, nontracheophyta, batang bermikrofil dan bersporangium, bersimbiosis dengan jamur --> Rhynia sp (tak berdaun). Psilotum sp (bermikrofil).
- Lycopsida (kawat) / pinus tanah, di pohon dan tanah tropis maupun subtropis, cormophyta, bermikrofil rapat, tidak berklorofil, bersimbiosis dengan jamur --> Lycopodium sp (biseksual). Selaginella plana / rane (heteropsora penyembuh luka)
- Sphenopsida (ekor kuda), habitat : lembab subtropis, cormophyta, berklorofil, batang ruas dikelilingi daun kecil seperti sisik, batang keras (dinding silika), peralihan & biseksual --> Equisetum sp
- Pteropsida (sejati), habitat : darat tropis subtropis, kelas Filicinae, besar, tulang daun bercabang, berklorofil, bercircinnatus --> Marseila crenata / semanggi (sayur yang dapat mengapung di air). Platycerium bifurcatum / tanduk rusa (tanaman hias). Asplenium nidus / sarang burung (tanaman hias). Adiantum cuneatum / suplir (tanaman hias). Azolla pinnata (di sawah, mengapung, menjadi pupuk). Dicksonia antarctica.




No comments:
Post a Comment